Logo Bloomberg Technoz

Selanjutnya, konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh 6,28% dan berkontribusi 1,4%. Terakhir, komponen impor tumbuh 7,18% dan menekan pertumbuhan ekonomi sebesar -20,29%.

"Konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber pertumbuhan ekonomi terbesar, yakni sebesar 2,94%. PDB juga ditopang PMTB 1,79%, dan konsumsi pemerintah memberi sumber pertumbuhan 1,26%," kata Amalia.

Secara rinci dipaparkan, konsumsi rumah tangga didorong oleh momentum Lebaran dan meningkatnya mobilitas masyarakat. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga tertinggi terjadi pada pengeluaran kelompok restoran dan hotel sebesar 7,38%, seiring meningkatnya kegiatan wisata selama liburan yang tercermin dari peningkatan perjalanan wisatawan nusantara.

"Konsumsi transportasi dan komunikasi tumbuh 6,91%, juga didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat yang tercermin dari meningkatnya jumlah penumpang angkutan rel, laut, dan udara," papar Amalia.

Kemudian, komponen investasi didorong oleh investasi pemerintah seperti program prioritas nasional serta investasi swasta.

Pertumbuhan PMTB tertinggi terjadi pada subkomponen kendaraan yang tumbuh 12,39%, mesin dan perlengkapan tumbuh 10,78%, didorong peningkatan impor barang modal jenis mesin, serta belanja pemerintah untuk peralatan dan mesin.

Terakhir, konsumsi pemerintah tumbuh seiring realisasi belanja. Pertumbuhan konsumsi pemerintah didorong oleh peningkatan realisasi belanja pegawai sejalan dengan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) baru serta peningkatan belanja barang dan jasa, terutama pada belanja barang yang diserahkan kepada masyarakat berupa program Makan bergizi Gratis (MBG).

Sebelumnya, ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 diperkirakan tumbuh 5,3% secara tahunan, menurut hasil survei Bloomberg terhadap 32 ekonom/analis. Sedikit melambat ketimbang kuartal sebelumnya dengan capaian 5,39% yoy, yang merupakan rekor tertinggi sejak kuartal III-2022.

Para ekonom yang disurvei selama 22-27 April lalu memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun ini berada di angka 5%. Melambat dibandingkan 2025 yang tumbuh 5,11% secara tahunan. 

(lav)

No more pages