Logo Bloomberg Technoz

11 Tuntutan Buruh di May Day 2026: PHK, hingga Tarif Ojol

Pramesti Regita Cindy
29 April 2026 17:20

Ilustrasi demo buruh. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Ilustrasi demo buruh. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memaparkan setidaknya 11 tuntutan utama dalam perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun ini, yang akan diadakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). 

"May Day bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum menyampaikan harapan dan tuntutan buruh. Dan dari 11 isu yang kami sampaikan, ada beberapa yang langsung mendapat respons dan penegasan dari Presiden," kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam konferensi persnya secara daring, Kamis (29/4/2026). 

Pertama, mendesak kepada pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan baru yang lebih melindungi buruh. Lalu, penghapusan sistem kerja alih daya (outsourcing) serta menolak praktik upah murah. 


Selain itu, buruh menyoroti dampak konflik global yang berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di Indonesia, sehingga pemerintah diminta melakukan pencegahan risiko tersebut.

Keempat, buruh mendorong untuk dilakukannya reformasi perpajakan melalui kenaikan batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) menjadi Rp7,5 juta serta menghapus pajak atas THR, jaminan hari tua, pesangon, dan pensiun.