Logo Bloomberg Technoz

Finis di Zona Merah, Ini Penyebab IHSG Melemah 0,48%

Muhammad Julian Fadli
28 April 2026 17:55

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 0,48% di posisi 7.072 pada penutupan perdagangan Selasa (28/4/2026).

Adapun, IHSG sempat menguat cukup tajam hingga menyentuh posisi 7.151 pada pembukaan perdagangan pagi tadi namun hingga saat ini ditutup melemah terdalam sentuh 7.032.

IHSG Penutupan Sesi II pada Selasa 28 April 2026 (Bloomberg)

Sejumlah saham berkapitalisasi besar, atau saham big caps menjadi pemberat IHSG sepanjang perdagangan. Saham–saham konsumen primer, saham barang baku, dan saham infrastruktur mencatatkan pelemahan paling dalam, dengan masing–masing melemah mencapai 1,61%, 1,48% dan 0,83%.


Rentang perdagangan sepanjang hari bergerak pada area level 7.151–7.032. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) memperhitungkan nilai perdagangan mencapai Rp17,51 triliun dari sejumlah 31,94 miliar saham yang ditransaksikan dengan frekuensi 2,14 juta kali diperjualbelikan.

Tercatat masih ada penguatan 339 saham, dan sebanyak 350 saham melemah. Sisanya, 129 saham stagnan.

Penyebab IHSG Melemah