Logo Bloomberg Technoz

IHSG Turun 17%, Ini Daftar Saham-saham LQ45 yang Undervalued

Muhammad Julian Fadli
28 April 2026 12:45

Pekerja melihat gawai menampilkan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Pekerja melihat gawai menampilkan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan saham–saham LQ45 pada siang hari ini, Selasa (28/4/2026), terus melanjutkan tren bearish yang sudah terjadi sepanjang tahun 2026.

Sepanjang Januari hingga April 2026, IHSG sudah turun 17,94% menyentuh posisi 7.095, imbas penurunan beruntun saham–saham berkapitalisasi besar yang terhimpit manuver jual investor asing di tengah banyaknya sentimen kurang positif.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) memperlihatkan nilai perdagangan dari aksi jual bersih (net sell) menyentuh Rp44 triliun pada perdagangan saham di seluruh pasar. Sama halnya, di pasar reguler investor asing net sell Rp41 triliun.

Indeks LQ45 Year to Date Sepanjang Tahun 2026 (Bloomberg)

Sementara itu, indeks LQ45 yang berisikan saham–saham unggulan juga tercatat di zona merah, dengan pelemahan mencapai 19,08% terhempas mencapai posisi 685.

Namun di balik manuver tersebut, tersimpan harta karun dari saham LQ45 dengan valuasi yang 'murah' dan menarik dicermati hingga jadi pilihan investasi di posisi harga saat ini.