Dikonfirmasi secara terpisah, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan perbaikan perlintasan sebidang dilakukan untuk memastikan jalur-jalur persimpangan kereta api tersebut aman dari potensi terjadinya kecelakaan.
“Khusus di Bekasi juga dilaporkan bahwa kejadian tersebut salah satunya dimulai karena adanya kecelakaan di jalur perlintasan yang memang lalu lintasnya cukup padat. Beliau [Prabowo] juga minta untuk segera dilakukan langkah-langkah solusi untuk memastikan ke depan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Prasetyo.
Hingga berita ditulis, KAI menyebut terdapat 14 penumpang yang meninggal dunia, 84 penumpang mengalami luka-luka, dan tiga penumpang masih terjebak di badan kereta. Beberapa penumpang yang mengalami luka ringan sudah kembali ke rumah masing-masing.
Penanganan korban dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
(dov/frg)


























