Sejumlah saham LQ45 menjadi pendorong penguatan IHSG, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) melesat 6,31%, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang menguat 6,23%, dan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terapresiasi 6,23%.
Sejalan bersamaan, saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Corp Tbk (INKP) terbang 5,14%, saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) melesat 4,46%, dan saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang menguat 3,27%.
Tren bullish juga terjadi pada saham LQ45 berikut, saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menguat 3,13%, saham PT Astra International Tbk (ASII) melejit 2,85%. Dan juga saham PT Pertamina Gas Negara Tbk (PGAS) melesat 2,71%.
Adapun Bursa Asia siang hari ini kompak menguat. Indeks KOSDAQ melesat 2,38%, Kospi melejit 2,32%, PSEi Philippine menguat 0,89%, Hang Seng Hong Kong meninggi 0,47%, NIKKEI 225 melesat 51%, Strait Times Singapore hijau 0,31%, dan Shanghai Composite menguat 0,24%.
Menyitir Panin Sekuritas, Bursa Asia pada Sesi I sebagian besar berhasil menguat seiring adanya kesepakatan antara Israel dan Lebanon terkait menggelar pembicaraan terbuka secara langsung.
Terlebih lagi Presiden AS Donald Trump berencana akan menyudahi perang dengan Iran secara permanen dalam 2 hari ke depan. Namun patut dicermati, pelemahan mata uang lokal mencerminkan arus keluar modal yang terus–menerus dan fundamental domestik yang rapuh, sehingga sentimen dinilai tetap lesu menjelang pertemuan kebijakan moneter minggu depan.
Secara teknikal, analisis Phintraco Sekuritas, pasar menunjukkan tren penguatan yang berlanjut, tercermin dari histogram MACD yang tetap bergerak di area positif.
“Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang 7.700–7.800 pada perdagangan hari ini,” terang Phintraco dalam catatannya, Rabu.
(fad)






























