Menjelang pertemuan tersebut, Sánchez mendesak China untuk memanfaatkan pengaruh globalnya guna membantu mengakhiri konflik di Iran dan Ukraina.
“Baik China maupun Spanyol adalah negara yang memegang prinsip dan integritas,” ujar Xi. Ia menambahkan bahwa kedua pihak harus “meningkatkan komunikasi, memperkuat rasa saling percaya, dan bekerja sama erat untuk melawan segala bentuk kemunduran menuju hukum rimba.”
Spanyol telah menutup ruang udaranya bagi pesawat perang AS yang terlibat dalam konflik dan melarang Washington menggunakan dua pangkalan militer di wilayahnya. Meski demikian, Madrid juga mengecam respons Iran terhadap serangan AS-Israel dan memperingatkan bahaya destabilisasi kawasan.
Dalam sambutan pembukaan pada pertemuan Selasa, Sánchez mengatakan dirinya berada di Beijing agar kedua negara dapat “berkontribusi dalam memberikan solusi terhadap berbagai ketegangan perdagangan, kesulitan dan kompleksitas geopolitik dunia saat ini, perang, serta tantangan lingkungan dan sosial yang dihadapi dunia.”
Sánchez juga membela upaya membangun “ikatan yang lebih kuat antara China dan Uni Eropa.” Meski terdapat skeptisisme dari sejumlah negara Eropa terhadap China, perdana menteri Spanyol tersebut mengatakan kerja sama kedua blok “akan memberikan manfaat bagi masyarakat mereka serta berkontribusi terhadap stabilitas, perdamaian, dan kemakmuran dunia.”
Dalam pertemuannya dengan putra mahkota Abu Dhabi, Xi mengajukan proposal empat poin untuk menjaga perdamaian di Timur Tengah, termasuk menjunjung prinsip hidup berdampingan secara damai, kedaulatan, supremasi hukum internasional, serta upaya pembangunan dan keamanan, menurut ringkasan pertemuan tersebut.
Sheikh Khaled, 44 tahun, merupakan putra tertua Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Zayed dan dalam setahun terakhir mengambil peran yang lebih menonjol dalam keamanan nasional dan ekonomi. Ia juga ditunjuk untuk mengawasi dana kekayaan terbaru UEA, L’imad Holding Co.
Uni Emirat Arab turut terdampak serangan Iran ketika Teheran menargetkan infrastruktur energi di seluruh kawasan, melumpuhkan kilang, fasilitas petrokimia, serta fasilitas gas alam cair, dan memaksa beberapa produsen minyak terbesar dunia memangkas produksi.
Ketahanan gencatan senjata yang dimulai awal bulan ini kini diuji, setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan blokade laut di Selat Hormuz yang mulai berlaku pada Senin. Amerika Serikat dan Iran juga tengah membahas kemungkinan putaran baru negosiasi tatap muka setelah pertemuan di Islamabad pada akhir pekan berakhir tanpa hasil, menurut laporan Bloomberg sebelumnya yang mengutip sumber yang mengetahui pembahasan tersebut.
(bbn)































