Antam Bidik Produksi Nikel 18,1 Juta Ton pada 2026, Emas 935 Kg
Azura Yumna Ramadani Purnama
14 April 2026 09:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) atau Antam menargetkan produksi bijih nikel dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 yang disetujui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencapai 18,1 juta ton, naik 12,7% dari produksi ore pada 2025.
Untuk produksi emas, pada tahun ini perseroan menargetkan produksi logam mulia sejumlah 935 kilogram, naik sekitar 25,8% dibandingkan dengan realisasi produksi 2025 sebanyak 743 kilogram.
Sementara itu, untuk produksi bauksit, Antam menargetkan sebanyak 4,9 juta ton basah atau wet metric ton (wmt) pada 2026, naik 70% dibandingkan dengan realisasi produksi bijih bauksit pada 2025 sebanyak 2,8 juta ton.
Antam juga mengungkapkan RKAB 2026 untuk tambang bauksit di PT Mega Citra Utama (MCU) masih belum mendapatkan restu Kementerian ESDM, sebab masih dalam proses revisi feasibility study (FS).
Direktur Utama Antam Untung Budiharto menyatakan target produksi tersebut ditetapkan selaras dengan RKAB dan diklaim mencerminkan upaya menjaga stabilitas produksi serta mendukung kebutuhan hilirisasi.






























