Data pelacakan kapal menunjukkan kapal Felicity telah berlabuh di lepas pantai Sikka, India Barat, pada Minggu malam. Kapal tanker minyak mentah berukuran sangat besar (VLCC) yang dimiliki oleh National Iranian Tanker Company, menurut basis data Equasis, membawa muatan 2 juta barel minyak mentah Iran yang diangkut dari pusat ekspor minyak Pulau Kharg pada pertengahan Maret.
Kapal Jaya mulai memberi sinyal pada Minggu bahwa kapal tersebut berlabuh di dekat Paradip di pantai timur India. Kapal tersebut telah memuat 2 juta barel minyak mentah dari Pulau Kharg pada akhir Februari sebelum AS dan Israel mulai menyerang Iran.
Pemilik Jaya terdaftar "tidak diketahui" di Equasis, fitur umum dari kapal tanker bayangan yang melayani industri minyak Teheran.
AS telah mengizinkan penjualan sementara minyak dan produk petrokimia Iran yang sudah dimuat di kapal tanker pada akhir Maret, saat berusaha menekan kenaikan harga minyak akibat perang di Timur Tengah.
Berdasarkan pengecualian tersebut, perusahaan penyulingan milik negara Indian Oil Corp telah membeli satu kargo minyak Iran, seperti dilaporkan Bloomberg pekan lalu, meski nama kapal tersebut tidak disebutkan.
Pembeli dari kedua pengiriman tersebut tidak jelas. IOC mengoperasikan fasilitas yang menggunakan Paradip untuk pengiriman minyak mentah. Reliance Industries Ltd menggunakan Sikka, begitu pula Bharat Petroleum Corp, yang mengoperasikan fasilitas jangkar titik tunggal di wilayah tersebut.
Perusahaan penyulingan milik negara tersebut belum menanggapi permintaan komentar melalui email.
(bbn)




























