Sebelumnya, Presiden Prabowo telah melakukan kunjungan ke Jepang pada 29-31 Maret dan Republik Korea pada 31 Maret hingga 1 April. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama ekonomi, termasuk di sektor energi.
Prabowo menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia tetap berpegang pada prinsip bebas aktif, dengan membangun hubungan baik dengan berbagai negara demi menciptakan stabilitas dan kerja sama yang saling menguntungkan.
Presiden juga menyampaikan optimisme terhadap kondisi Indonesia di tengah ketidakpastian global. “Saya percaya diri, tidak ada itu bagi saya ‘Indonesia gelap’. Indonesia cerah di saat banyak negara susah,” kata Prabowo.
“Kalau terjadi perang dunia ketiga, negara mana yang aman? Indonesia termasuk papan atas,” pungkasnya.
(red)






























