Dijelaskan bahwa menu yang disajikan meliputi spaghetti bolognese, bola-bola daging, scramble egg tofu, sayuran campur, serta buah stroberi. Lantaran insiden tersebut, hingga saat ini dilaporkan terdapat 60 orang yang terdampak.
BGN menduga para siswa mengalami gejala keracunan tersebut gegara makanan yang dikonsumsi tidak dalam kondisi segar. Nanik menyatakan jeda waktu yang terlalu lama antara proses memasak dan konsumsi berpotensi menurunkan kualitas makanan dan memicu gangguan kesehatan.
“BGN memastikan akan memperketat pengawasan guna mencegah kejadian serupa terulang dan menjamin keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG,” ujar Nanik.
(ain)
No more pages



























