Logo Bloomberg Technoz

Adapun saham yang direkomendasikan yakni PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).

Dihubungi terpisah, Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi menyebut IHSG  masih bergerak di kisaran level 7.000 usai libur Lebaran, dengan volatilitas tinggi seiring meningkatnya tekanan dari sentimen global.

“Range [IHSG] 7.000 – 7.200. Rawan koreksi (gap down) dan volatilitas tinggi di awal sesi karena pricing in akumulasi sentimen global selama libur,” kata Wafi saat dihubungi.

Sedikit berbeda, Analis pasar modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana menuturkan IHSG kecenderungan mengalami technical rebound setelah libur panjang Lebaran.

Menurutnya, sebelum libur panjang biasanya investor melakukan profit taking dan wait and see sehingga indeks cenderung melemah, lalu setelah libur berakhir terjadi aliran dana masuk kembali dan mendorong indeks mengalami rebound.

Namun demikian, penguatan IHSG diperkirakan masih akan bersifat terbatas karena pasar masih dibayangi oleh sejumlah sentimen global seperti arah kebijakan suku bunga The Fed, pergerakan harga komoditas energi, serta kondisi geopolitik yang sewaktu-waktu dapat kembali memanas.

“Dengan kombinasi sentimen global yang mulai membaik, penguatan bursa Amerika dan Asia, serta faktor musiman pasca Lebaran, maka IHSG pada perdagangan berikutnya berpeluang bergerak menguat namun dalam range terbatas dengan potensi menguji area resistance di level 7.200,” ujarnya.

Berdasarkan data perdagangan Bursa, IHSG ditutup melemah pada pekan terakhir sebelum periode libur panjang lebaran dengan pelemahan ke level 7.106.

IHSG tercatat turun 0,43% secara mingguan ke level 7.106, dibandingkan pekan sebelumnya di posisi 7.137. Pergerakan IHSG juga menunjukkan tekanan yang lebih dalam pada level intraday. Level terendah indeks turun 3,01% menjadi 6.917, sementara level tertinggi di posisi 7.148.

(dhf)

No more pages