Sebelumnya pada Rabu, Angkatan Laut Inggris mengatakan tiga kapal terkena proyektil yang diduga di Selat Hormuz dan Teluk Persia, meski tidak mengidentifikasi kapal-kapal tersebut.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakstabilan di kawasan tersebut. Lalu lintas di Selat Hormuz—titik krusial bagi ekspor energi global—telah melambat secara tajam sejak serangan udara AS dan Israel terhadap Iran memicu tindakan balasan yang menargetkan kapal-kapal dan infrastruktur regional.
(bbn)
No more pages





























