Logo Bloomberg Technoz

“Kami juga telah menambahkan efek-efek saham dengan proxy oil and gas dan US$ earner, yang bisa mendapat benefit ketika harga minyak dan gas mengalami kenaikan,” tutur Yekti.

Sementara itu, Yekti menambahkan, BNI AM telah menambah porsi kas dan menurunkan durasi portofolio obligasi untuk menjaga tingkat volatilitas pada reksadana pendapatan tetap.

“Apabila saham related dengan konglo memenuhi kriteria tersebut as fundamental dan quality stock, maka BNI AM tetap dapat mempertimbangkannya dalam portofolio investasi,” kata dia.

Di sisi lain, Panin Asset Management masih wait & see terkait dengan perkembangan eskalasi konflik di Timur Tengah. Direktur Panin AM Rudiyanto mengatakan pihaknya masih mengkaji durasi konflik yang mungkin terjadi di Timur Tengah tersebut.

“Pada dasarnya sektor energi dan komoditas salah satu yang diuntungkan tahun ini,” kata Rudiyanto.

Penutupan IHSG Sesi II pada Senin 2 Maret 2026 (Bloomberg)

Setali tiga uang, Henan Putihrai Asset Management (HPAM) turut wait & see terkait dengan dinamika yang belakangan terjadi di Timur Tengah.

Senior Vice President Head of Retail Product Research & Distribution HPAM Reza Fahmi Riawan mengatakan pihaknya masih memantau sentimen geopolitik terhadap pasar keuangan.

“Yang pasti kami berpegang teguh ke prinsip pendekatan inti kami yaitu multi-disiplin,” tuturnya.

Sentimen Timur Tengah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi hari ini, Selasa (3/3/2026), dibuka menguat. Pada pukul 9.01, indeks mencatat kenaikan 43,03 poin atau setara dengan menguat 0,54% ke level 8.059,86.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume perdagangan tercatat 3,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp6,61 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 207.877 kali.

Sebelumnya, IHSG sempat melorot 2,66% ke level 8.016 pada perdagangan Senin (2/3/2026). Amblesnya saham–saham big caps jadi pemicu, saham BREN, saham BMRI, hingga saham AMMN.

Saat itu, investor asing melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp631,02 miliar di perdagangan saham seluruh pasar. Di pasar reguler investor asing net sell Rp490,53 miliar.

Pergerakan rupiah antara indeks dolar AS dan IHSG. (Bloomberg)

Sementara itu, Analis BRI Danareksa Sekuritas Abida Massi Armand berpendapat, pemberat IHSG kemarin berasal dari saham konglomerasi dan perbankan.

“Indeks secara keseluruhan tetap terkoreksi karena sektor-sektor lain yang besar bobotnya, seperti konglomerasi dan perbankan,” kata Abida saat dihubungi, Senin (2/3/2026).

Abida mengatakan saham dengan kapitalisasi pasar besar belakangan mencatatkan tekanan jual intensif akibat kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah.

“Sehingga pergerakan hari ini kemungkinan lebih mencerminkan redistribusi modal daripada rebound broad-based,” kata Abida.

Di sisi lain, dia menyematkan level support IHSG berada di kisaran 7.950 sampai dengan 8.000.

Senior Technical Analyst Sucor Sekuritas Reyhan Pratama berpendapat IHSG bakal kembali melanjutkan koreksi seiring dengan risiko geopolitik di Timur Tengah.

“Untuk saat ini indeks masih akan volatil dengan potensi koreksi berlanjut,” kata Reyhan saat dihubungi.

Menurut Reyhan, level support IHSG berada di kisaran 7.861, 7.712 hingga 7.500.

(naw)

No more pages