Pada Januari-Februari 2025, pemerintah menerapkan kebijakan diskon tarif listrik yang menekan IHK dan mendorong terjadinya deflasi. Penurunan IHK ini menyebabkan level harga pada Januari-Februari 2025 berada di bawah pola tren normalnya.
Dengan demikian, ketika perhitungan inflasi tahun ke tahun dilakukan pada periode yang sama di tahun 2026, basis pembanding yang relatif rendah tersebut menghasilkan tingkat inflasi yang tampak lebih tinggi, meskipun dinamika harga berjalan relatif sejalan dengan tren fundamentalnya.
(lav)
No more pages





























