Kedua peristiwa tersebut sempat menyebabkan akses menuju kawasan wisata tertutup total karena badan jalan dipenuhi tanah dan batu. Petugas langsung melakukan penanganan untuk membersihkan material agar jalur dapat kembali dilalui.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Seluruh pengendara dilaporkan selamat, meskipun beberapa kendaraan mengalami kerusakan akibat tertimbun dan tertimpa material longsor.
"Tebing setinggi 20 m ambrol, menutup akses jalan, menimpa 1 mobil dan 7 motor, tidak ada korban jiwa," kata pihak BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng dikutip Jumat (25/6).
Hingga kini, pihak berwenang mengimbau wisatawan dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama mengingat kondisi tebing di sejumlah titik kawasan pegunungan yang rawan mengalami pergerakan tanah saat cuaca ekstrem.
(dec)
































