Satu kargo dari eksportir tersebut tiba di Turki pada akhir pekan lalu, yang pertama setidaknya sejak 2017, menurut data yang dihimpun Bloomberg, sementara kargo lainnya dikirim ke Cile tahun ini.
Permintaan di Asia tetap lemah, dengan pengiriman LNG ke China — importir gas terbesar di dunia — turun 11% pada 2025.
Sejumlah pembeli di negara tersebut menjual kembali kargo mereka, menambah lemahnya permintaan spot dari Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan.
Eropa, yang bersaing dengan Asia untuk mendapatkan pasokan, menjadi lebih menarik karena impor LNG mencapai level tertinggi dalam 10 bulan pada Januari di tengah musim dingin yang luar biasa dingin.
(bbn)
No more pages































