Logo Bloomberg Technoz

Oleh karena itu, Mahkamah memerintahkan agar pemerintahan Trump menarik sebagian besar tarif yang sudah diterapkan. Bart Melek, Global Head of Commodity Strategy di TD Securities, bahkan menyatakan Kementerian Keuangan AS harus mengembalikan seluruh tarif yang sudah dibayarkan para importir.

“Ini bisa menyebabkan tekanan terhadap penerimaan negara, yang menimbulkan spekulasi bahwa dibutuhkan sokongan kebijakan moneter untuk kebutuhan pembiayaan anggaran. Kemudian bisa berdampak positif terhadap emas karena langkah-langkah ke depan mungkin akan menjaga suku bunga tetap rendah,” papar Melek, sebagaimana dikutip dari Bloomberg News.

Yang dimaksud oleh Melek adalah ada kemungkinan pemerintah AS mungkin akan butuh lebih banyak penerbitan obligasi untuk menutup kekurangan penerimaan negara akibat pembatalan tarif. Agar beban pembayaran bunga utang tidak melambung, pemerintah bisa saja berharap agar suku bunga tidak ikut melesat.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas jadi terasa lebih menguntungkan saat suku bunga tidak naik.

Analisis Teknikal

Lantas bagaimana prediksi gerak harga emas untuk pekan ini? Apakah bisa naik lagi atau malah terkoreksi?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas mantap di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 76.

RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun waspada, karena RSI di atas 70 juga menjadi sinyal sudah jenuh beli (overbought).

Sementara indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 84. Sudah di atas 80, yang mengkonfirmasi bahwa sudah overbought.

Oleh karena itu, sepertinya harga emas beresiko turun minggu ini. Cermati pivot point di US$ 5.014/troy ons.

Dari situ, harga emas bisa menguji support US$ 4.991/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5. Support berikutnya ada di MA-10 yakni US$ 4.726/troy ons.

Target paling pesimistis atau support terjauh adalah US$ 4.668/troy ons.

Namun andai harga emas masih bisa naik, maka US$ 5.149/troy ons rasanya bisa menjadi resisten terdekat. Resisten selanjutnya ada di kisaran US$ 5.163-5.201/troy ons.

Target paling optimistis atau resisten terjauh ada di US$ 5.403/troy ons.

(aji)

No more pages