Logo Bloomberg Technoz

Perusahaan sedang menyiapkan layanan asisten digital untuk iOS 27, yang akan diluncurkan akhir tahun ini, dengan interface mirip chatbot. Apple akan mengandalkan model dasar yang dikembangkan bersama Google, anak perusahaan Alphabet Inc.

Apple telah menyusun strategi AI-nya dengan fokus mengubah cara konsumen menggunakan ponsel — dengan lebih banyak aktivitas beralih ke perangkat periferal. Apple berkaca pada kacamata Meta telah menjadi hits, dan OpenAI sedang mengembangkan beragam perangkat, termasuk wearables, dengan bantuan mantan kepala desain Apple Jony Ive dan eksekutif Apple lainnya. 

Bukan pertama Apple mengembangkan produk fisik tapi penerimaannya di pasar tak sesuai harapan, termasuk yang terakhir adalah headset Vision Pro. Harga mahal menjadi salah satu alasan Vision Pro tidak mendapat respons positif.

Apple  kini berupaya mencari terobosan dengan mempercepat penetrasinya ke pasar perangkat wearable, dengan tujuan menjaga pengguna tetap terikat dalam ekosistem Apple.

Kacamata Pintar Apple

Sejauh apa perangkat hardware dengan teknologi AI bisa kembali jadi hits? Sejauh ini Apple disebut kembali mencobanya lewat kacamata pintar dengan kode N50 - yang rumornya dilengkapi dengan kamera beresolusi tinggi yang mampu mengambil foto dan video.  Perusahaan menargetkan dimulainya produksi pada Desember, sebelum peluncuran publik pada 2027.

Seperti kebanyakan produk Meta saat ini, kacamata ini tidak akan dilengkapi dengan layar. Alih-alih, antarmuka akan mengandalkan speaker, mikrofon, dan kamera — memungkinkan pengguna melakukan panggilan telepon, mengakses Siri, mengambil tindakan berdasarkan lingkungan sekitar, memutar musik, dan mengambil foto. Apple bertujuan untuk membedakan produk ini dalam dua area utama: kualitas pembuatan dan teknologi kamera.

Menurut pengakuan karyawan sistem elektronik canggih akan dipasang pada bagian dalam frame kacamata. Apple bahkan pernah membahas kemungkinan mengandalkan kemitraan untuk meluncurkan produk tersebut, mengikuti tren industri yang lebih luas.

Sebagai gambaran Meta menggendeng EssilorLuxottica, sementara Google bermitra dengan Warby Parker Inc. Namun, baru-baru ini, Apple memutuskan untuk mengembangkan bingkai sendiri secara internal dalam berbagai ukuran dan warna.

Pada prototipe awal kacamata ini terhubung melalui kabel ke paket baterai mandiri dan iPhone, tetapi versi terbaru memiliki komponen yang tertanam dalam frame. Desainnya menggunakan bahan berkualitas tinggi, termasuk akrilik yang dirancang untuk memberikan kesan premium pada kacamata. Apple sudah membahas rencana meluncurkan perangkat ini dalam gaya tambahan seiring waktu. 

Dua lensa akan hadir pada kacamata pintar terbaru Apple: satu untuk gambar beresolusi tinggi dan satu lagi khusus untuk penglihatan komputer — teknologi serupa yang digunakan dalam Vision Pro. Sensor dirancang untuk memberikan konteks lingkungan pada perangkat, membantu perangkat memahami lingkungan sekitar dengan lebih akurat dan mengukur jarak antara objek.

AirPods & Produk Baru

Perangkat calon pangganti hp, ai pin dari humane. (Dok: perusahaan)

Konsumen yang mulai enggan memakai handphone, dua perangkat yang Apple siapkan bisa menjadi pilihan: kalung perhiasan mirip AirTag dan AirPods lengkap dengan kamera. Tim desain Apple merancang ide kalung ini saat bekerja pada proyek kacamata — sebelum mereka memutuskan desain akhir untuk produk tersebut. Perangkat ini mirip dengan Humane AI pin yang gagal, tetapi dirancang sebagai aksesori iPhone rather than produk mandiri.

Kalung berfungsi sebagai kamera yang selalu aktif untuk smartphone, dilengkapi dengan mikrofon untuk masukan Siri. Beberapa karyawan Apple menyebutnya sebagai “mata dan telinga” HP ponsel. Secara teknikal pengembangan juga melibatkan tim Produk Vision (yang mengembangkan kacamata pintar).

Liontin AI dari Apple disebut tak seperti Humane AI Pin. Perangkat ini tidak dilengkapi proyektor dan tanpa layar, lantas dirancang untuk sangat bergantung pada iPhone untuk pemrosesan. Meskipun memiliki chip khusus, daya komputasi sistem ini lebih mirip dengan AirPods daripada Apple Watch.

Salah satu topik perdebatan untuk produk ini adalah apakah akan menyertakan speaker, yang memungkinkan pengguna melakukan percakapan dua arah langsung dengan perangkat. Artinya, mereka dapat meninggalkan iPhone di saku atau tas atau tidak memakai AirPods.  

Liontin AI dari Apple disebut dapat digunakan dengan dua cara: seperti klip yang dipasang di pakaian atau dikalungkan. The Information sebelumnya melaporkan aspek-aspek proyek pin ini, yang masih berada pada tahap awal dan masih dapat dibatalkan. Jika Apple melanjutkan pengembangan perangkat ini, peluncurannya dapat dilakukan secepatnya pada 2027. 

(bbn)

No more pages