Logo Bloomberg Technoz

FTSE Russell Tunda Kajian Indeks Buat Indonesia

Redaksi
10 February 2026 08:33

Area gedung perkantoran dan marks Bursa Efek Indonesia (BEI). (Dok: Rosa Panggabean/Bloomberg)
Area gedung perkantoran dan marks Bursa Efek Indonesia (BEI). (Dok: Rosa Panggabean/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - FTSE Russel memutuskan untuk menunda kajian indeks mereka di Indonesia. Hal ini ditempuh untuk menanti kejelasan seputar reformasi di pasar saham Tanah Air.

Mengutip Bloomberg News, Selasa (10/2/2026), FTSE menunda kajian pembaruan indeks untuk periode Maret. Ini dilakukan setelah regulator pasar modal mengumumkan komitmen untuk meningkatkan integritas dan transparansi.

Keputusan FTSE Russel didasarkan atas masukan dari External Advisory Committee. Juga mempertimbangkan risiko pembalikan dan ketidakjelasan persentase free float saham di tengah upaya reformasi.


FTSE Russel akan terus memantau perkembangan yang terjadi mengenai langkah reformasi pasar modal Indonesia. FTSE Russel juga akan melakukan pembaruan untuk FTSE Global Equity Index Series (GEIS) edisi Juni secara kuartalan yang akan diumumkan pada 22 Mei.