Logo Bloomberg Technoz

Bezos, yang juga pendiri Amazon.com Inc, membeli Washington Post pada 2013 dan sempat memperluas jangkauan surat kabar tersebut melalui suntikan investasi besar-besaran. Namun dalam beberapa tahun terakhir, Post—sama seperti media cetak arus utama lainnya seperti Los Angeles Times—mulai melakukan efisiensi akibat merosotnya pendapatan iklan dan jumlah pelanggan.

Pada tahun 2023, Post telah memangkas sekitar 240 posisi, sebagian besar melalui program pengunduran diri sukarela (buyouts). Di tahun yang sama, Bezos menunjuk Lewis, mantan penerbit Wall Street Journal, untuk memimpin perusahaan tersebut.

Keputusan Bezos pada tahun 2024 untuk menghentikan tradisi puluhan tahun dalam memberikan dukungan kepada calon presiden juga memicu gejolak besar, baik secara internal maupun eksternal. Akibat kebijakan tersebut, sejumlah editor dan penulis mengundurkan diri, sementara banyak pelanggan memutuskan untuk berhenti berlangganan.

Kolumnis olahraga Washington Post, Barry Svrluga, mengunggah tangkapan layar pesan perpisahan Lewis kepada staf. Dalam pesan tersebut, Lewis menyebut bahwa di bawah kepemimpinannya, perusahaan harus mengambil "keputusan sulit" demi menjaga masa depan Post yang berkelanjutan.

“Semuanya—setelah dua tahun transformasi di Washington Post, kini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk mundur,” demikian bunyi pesan tersebut.

No more pages

Baca Juga