Logo Bloomberg Technoz

Penghapusan tarif 25% tersebut akan berlaku mulai pukul 00.01 waktu Washington pada 7 Februari.

Pembelian minyak Rusia oleh India telah menjadi salah satu topik utama dalam perundingan dagang antara Washington dan New Delhi.

Meski Kementerian Perdagangan India tidak mengonfirmasi pernyataan Trump dalam perintah eksekutif bahwa negara itu akan menghentikan pembelian minyak Rusia, arahan AS tersebut akan membantu meredakan ketegangan lebih lanjut antara kedua negara, seiring upaya mereka menerapkan ketentuan kesepakatan yang diumumkan Trump setelah panggilan telepon dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Tarif baru ini memberikan kelegaan signifikan bagi India, yang sejak musim panas lalu menghadapi tarif hingga 50% atas ekspornya — beban tertinggi yang dikenakan pada produk dari mitra dagang utama Asia mana pun.

Trump mengatakan upaya Modi untuk membatasi pembelian minyak mentah Rusia mendorongnya menurunkan bea masuk tersebut.

Sebagai imbalannya, India juga sepakat membeli produk Amerika senilai US$500 miliar dan menghapus hambatan perdagangan atas barang-barang AS, termasuk produk pertanian, barang manufaktur, bahan kimia, dan alat kesehatan.

Namun, hal itu akan membutuhkan upaya lebih lanjut dari New Delhi, kata Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer kepada CNBC awal pekan ini.

“Kesepakatan yang dirancang Presiden Trump membuka salah satu ekonomi terbesar di dunia bagi para pekerja dan produsen Amerika, menurunkan tarif untuk seluruh barang industri AS dan beragam produk pertanian,” ujar Greer dalam pernyataan pada Jumat.

“Pengumuman hari ini menunjukkan makin eratnya hubungan antara Amerika Serikat dan India, seiring kami menciptakan peluang baru bagi para petani dan pengusaha di kedua negara.”

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, AS juga akan menghapus tarif atas sejumlah pesawat dan suku cadang pesawat, sementara India sepakat mengatasi hambatan non-tarif terhadap produk pangan dan pertanian AS.

India akan menerima kuota tarif preferensial untuk suku cadang otomotif dan obat-obatan generik.

Pembelian India diperkirakan mencakup produk energi AS, pesawat dan suku cadangnya, logam mulia, produk teknologi, serta batu bara kokas, menurut pernyataan bersama tersebut.

Kedua negara juga diperkirakan akan secara signifikan meningkatkan perdagangan produk teknologi, termasuk chip canggih untuk pusat data.

Kesepakatan investasi India masih belum jelas. Pembelian senilai US$500 miliar tersebut akan dilakukan selama lima tahun dan mencakup sektor-sektor seperti pusat data dan energi, serta memperhitungkan sejumlah proyek yang sudah berjalan.

Kesepakatan ini muncul setelah perjanjian perdagangan bebas bersejarah India dengan Uni Eropa, yang menyepakati pemangkasan tarif impor hingga mendekati nol dalam beberapa tahun ke depan.

Kanada juga menandatangani kesepakatan dengan China sebagai bagian dari upaya lebih luas untuk mengimbangi tarif hukuman yang diberlakukan pemerintahan Trump terhadap mitra dagangnya.

(bbn)

No more pages