Logo Bloomberg Technoz

Menurut BPS, lonjakan pertumbuhan terutama ditopang oleh subsektor tanaman pangan yang mencatat kenaikan hingga 9,94 persen. 

Peningkatan ini dipicu oleh produksi padi dan jagung yang membaik, seiring perbaikan jaringan irigasi, penyaluran subsidi pupuk, serta bantuan sarana dan prasarana pertanian.

Kinerja tersebut tidak terlepas dari upaya pemerintah dalam mendorong program swasembada beras serta berbagai kebijakan pendukung sektor pangan.

Sementara itu, subsektor peternakan tumbuh 7,78 persen. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan produksi telur dan ayam ras untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, termasuk pasokan bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Adapun subsektor perikanan juga mencatat pertumbuhan 4,95 persen, didukung oleh peningkatan produksi dari kegiatan perikanan tangkap maupun budidaya.

Ekonomi RI Tumbuh 5,39 persen di Triwulan IV 2025

Amalia Adininggar Widyasanti (Dok. BPS)

Secara umum, BPS mencatat perekonomian Indonesia tetap kuat di tengah dinamika perdagangan dan ketegangan geopolitik global. 

Pada triwulan IV 2025, produk domestik bruto (PDB) tumbuh 5,39 persen secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 5,02 persen.

Dengan capaian tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tercatat sebesar 5,11 persen secara tahunan, meningkat dibandingkan realisasi 2024 yang berada di angka 5,03 persen.

(red)

No more pages