Logo Bloomberg Technoz

Secara teknikal, area koreksi minimal di 7,945-8,189 sudah tercapai. Support saat ini ada di 7,762 dan resistance 8,341. 

Bukan Market Maker

Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Pandu Sjahrir menegaskan Danantara tidak akan berperan sebagai market maker di pasar modal, meskipun memiliki kapasitas investasi yang besar. 

Pandu mengaku Danantara hanya bertindak sebagai investor yang menempatkan dana berdasarkan pertimbangan fundamental, valuasi, dan likuiditas.

“Kita hanya akan investasi di saham-saham yang memiliki fundamental yang baik, memiliki valuation yang baik, tapi juga memiliki likuiditas yang baik,” ujar Pandu di Gedung Bursa Efek Indonesia, Minggu (1/2/2026).

Ia menambahkan seluruh aktivitas investasi Danantara dilakukan melalui manajer investasi yang telah ditunjuk, sehingga Danantara tidak terlibat langsung dalam aktivitas perdagangan di pasar.

“Kita hanya beli saja. Dan itu kita melalui manajer investasi yang kami sudah tunjuk,” katanya.

Sebelumnya, Pandu menyatakan Danantara telah melakukan penempatan investasi di pasar modal sejak akhir Desember 2025. Langkah tersebut dilakukan sebelum terjadinya tekanan dan volatilitas pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang muncul dalam beberapa waktu terakhir.

Pandu Sjahrir menyampaikan penegasan tersebut untuk meluruskan anggapan bahwa Danantara baru memasuki pasar saham ketika kondisi pasar sedang bergejolak.

"Nggak [baru-baru ini]. [Danantara masuk bursa] dari akhir bulan Desember," kata Pandu.

Danantara juga menegaskan komitmennya untuk menempatkan sekitar 50% dana kelolaannya pada instrumen investasi di dalam negeri. Namun, alokasi tersebut tidak seluruhnya akan ditempatkan di pasar modal, meskipun instrumen saham dan obligasi tetap menjadi bagian dari strategi investasi.

Meski demikian, Pandu belum merinci porsi alokasi antara saham dan obligasi. Ia menilai keterbukaan yang terlalu detail justru berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku pasar.

(dhf)

No more pages