Logo Bloomberg Technoz

Kilang Pertamina Dorong Pemulihan Pascabencana di Agam


(Dok. Kilang Pertamina)
(Dok. Kilang Pertamina)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kilang Pertamina Internasional kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan bagi korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, khususnya di wilayah Sumatera yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami bencana hidrometeorologi.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh jajaran manajemen KPI bersama para pekerja perusahaan. Kehadiran perwakilan manajemen di lokasi bencana menjadi simbol empati dan solidaritas perusahaan kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Penunjang Bisnis KPI, Tenny Elfrida, turut turun langsung ke Kabupaten Agam untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik. Ia menegaskan bahwa KPI berkomitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat yang mengalami musibah, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

“Bantuan ini merupakan bentuk Employee Volunteering, wujud kepedulian para Pekerja KPI terhadap para penyintas bencana alam di Sumatera Barat. Semoga bantuan yang kami salurkan dapat meringankan beban para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat,” ucap Tenny.

Bantuan yang disalurkan menyasar kebutuhan mendesak masyarakat terdampak, termasuk dukungan bagi sektor pendidikan yang ikut terdampak akibat banjir bandang dan longsor. Sejumlah fasilitas pendidikan dilaporkan mengalami kerusakan, sehingga bantuan ini diharapkan dapat membantu kelangsungan aktivitas belajar mengajar.

Warga dan tokoh masyarakat di Nagari Salareh Aia menyambut positif kehadiran dan bantuan dari KPI. Kepala MTS Muhammadiyah Salareh Aia, Wildan Habib, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat berarti, terutama bagi para siswa yang kehilangan perlengkapan belajar akibat bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KPI yang telah memberikan bantuan buku paket untuk belajar siswa di MTS Muhammadiyah Salareh Aia. Tentu ini sangat bermanfaat untuk kami karena seluruh fasilitas termasuk buku paket hanyut oleh banjir bandang. Semoga KPI semakin jaya dan maju,” ujar Wildan Habib.

Selain sektor pendidikan, bantuan juga disalurkan kepada masyarakat di beberapa desa terdampak. Ketua Kelompok Pemuda Salareh Aia, Gibra Ferdian, menyampaikan apresiasi atas perhatian KPI kepada warga Palembayan, Kabupaten Agam. Ia menyebut bantuan telah diterima dengan baik oleh para korban di wilayah tersebut.

“Kami ucapkan ribuan terima kasih kepada KPI telah membantu masyarakat Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bantuan telah terdistribusi baik ke 2 (dua) desa yakni Desa Salareh Timur dan Salareh Aia. Semoga bantuan ini bisa dipergunakan dengan baik. Semoga KPI diberikan kesehatan dan rejeki berlipat ganda oleh Allah SWT,” sambung Gibra Ferdian.

Komitmen TJSL dan Aksi Berkelanjutan KPI

(Dok. Kilang Pertamina)

Pjs Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan kelanjutan dari aksi kemanusiaan yang sebelumnya telah dilakukan KPI di berbagai daerah terdampak bencana. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.

Ia mengungkapkan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil kerja sama antara KPI dan Yayasan Baituzzakah Pertamina. Donasi yang dihimpun berasal dari para pekerja KPI yang secara sukarela berpartisipasi dalam program kemanusiaan tersebut.

“Korban bencana banjir dan longsor, terutama anak-anak, menjadi salah satu fokus perhatian KPI. Bencana ini sudah tentu berdampak pada kehidupan mereka, termasuk kondisi psikisnya. Karena itulah, melalui bantuan ini KPI tergerak untuk ikut memulihkan trauma para korban,” ujar Milla.

Total donasi yang berhasil dihimpun dari para pekerja KPI tercatat lebih dari Rp 215 juta. Dana tersebut disalurkan kepada para penyintas bencana di sejumlah wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sebagai bagian dari aksi kemanusiaan yang berkesinambungan.

Milla menambahkan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat material, tetapi juga menjadi dukungan moral bagi masyarakat terdampak. Menurutnya, kehadiran perusahaan di tengah masyarakat yang tertimpa musibah diharapkan dapat memberikan semangat untuk bangkit kembali.

“Upaya berkelanjutan ini merupaka dukungan kepada masyarakat terdampak bencana, bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit, agar mereka segera dapat bangkit kembali,” tutup Milla.

Sebagai anak perusahaan Pertamina, KPI menjalankan bisnis pengolahan minyak dan petrokimia dengan mengedepankan prinsip Environment, Social, and Governance. KPI juga terdaftar dalam United Nations Global Compact dan berkomitmen menerapkan Sepuluh Prinsip Universal dalam strategi operasional perusahaan.

Melalui berbagai aksi kemanusiaan dan program tanggung jawab sosial, KPI menegaskan visinya untuk menjadi perusahaan kilang minyak dan petrokimia berkelas dunia yang berwawasan lingkungan, bertanggung jawab sosial, serta memiliki tata kelola perusahaan yang baik. Langkah nyata di Kabupaten Agam ini menjadi bukti bahwa komitmen tersebut tidak hanya tertuang dalam kebijakan, tetapi juga diwujudkan langsung di tengah masyarakat.