Adapun harga pembelian saham akan ditetapkan pada tingkat yang dinilai baik dan wajar oleh perseroan, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Manajemen BBCA menyampaikan bahwa aksi korporasi ini diperkirakan tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan usaha, kinerja keuangan, maupun posisi permodalan dan likuiditas perseroan. Hal tersebut sejalan dengan kondisi likuiditas dan arus kas BCA yang dinilai memadai untuk mendukung operasional perusahaan.
Sebagai informasi, pada penutupan perdagangan Rabu (28/1/2026), saham BBCA ditutup melemah 6,33% ke level Rp7.025/saham seiring dengan terjadinya trading halt di perdagangan BEI pada siang harinya. Adapun dalam 1 minggu terakhir, saham BBCA melemah 8,77% dan secara year to date (ytd) melemah sebesar 13%
(rtd/wep)































