Logo Bloomberg Technoz

Daswar optimistis IIMS 2026 bisa mendongkrak penjualan industri otomotif pada periode awal tahun atau kuartal I-2026. Ditambah, penyelenggaraan pameran tahunan ini berdekatan dengan Ramadan - Idul Fitri yang biasanya menjadi momentum mengerek konsumsi, termasuk di industri otomotif.

Secara kontribusi, transaksi dari penjualan mobil mendominasi dengan porsi sekitar 80%. Daswar meyakini, meski pemerintah belum secara resmi mengucurkan insentif bagi sektor otomotif, IIMS 2026 tetap bisa menarik minat para pembeli mobil maupun motor.  Apalagi, saat ini sejumlah merek kendaraan, termasuk jenis Electric Vehicle (EV) menawarkan harga yang cukup terjangkau. 

Project Manager IIMS 2026, Rudi MF menambahkan  terdapat penambahan jumlah perusahaan otomotif atau Agen Pemegang Merek (APM) yang berpartisipasi pada IIMS 2026. Peserta APM mobil bertambah dari 32 pada 2025 menjadi 35 pada IIMS 2026 sedangkan APM motor peserta IIMS 2026 naik dari 24 menjadi 26. 

Sejumlah merek yang tampil meliputi pemain lama seperti Toyota, Honda, Suzuki, hingga Mitsubishi. Selain itu, ada juga sejumlah pabrikan baru asal China seperti Changan, iCar, Lepas, Jaecoo, hingga Geely. 

“Jumlah merek mobil meningkat dari 32 pada 2025 menjadi 35 merek pada 2026. Brand motor juga naik dari 24 menjadi 26. Seluruh area pameran juga semakin terisi,” jelasnya.

Sebagai salah satu suguhan ragam acara terbaru pada IIMS tahun ini, Jakarta Custom Culture & IIMS Trial Fest menambah deretan pengalaman interaktif di pameran, menawarkan area eksplorasi untuk budaya kustom dan aktivitas uji coba yang mendorong pengunjung berinteraksi lebih dekat dengan inovasi dan produk otomotif terbaru.

Tak hanya itu, IIMS 2026 juga perkenalkan program Sportainment yang akan hadir seperti Gym, Golf, Padel, dan Healthy Clubbing. Terdapat kompetisi padel yang akan dilaksanakan pada 6–8 Februari 2026 dengan hadiah berupa mobil, motor, dan uang tunai. 

(ain)

No more pages