Logo Bloomberg Technoz

“KAI Commuter juga terus menjaga keandalan operasional dengan tingkat ketepatan waktu (On Time Performance) yang konsisten di tahun 2025 ini, yakni di angka 99,3% untuk ketepatan keberangkatan dan 98,8% untuk ketepatan kedatangan,” katanya.

Khusus di Jabodetabek, KAI Commuter mencatatkan Bogor Line menjadi line tertinggi dalam mobilisasi Masyarakat Depok, Cibinong, Kabupaten Bogor dan Kota Bogor  sebanyak 153.538.393 orang, disusul oleh Cikarang Line dengan total 85.936.774 orang. 

Sementara itu, Stasiun Manggarai menjadi stasiun transit terpadat dengan total pengguna 57.517.269 orang, diikuti Stasiun Tanah Abang sebanyak 44.062.572 orang.

Reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg 

Lebih lanjut, Purnomo menambahkan layanan Commuter Line memberikan dampak luas, salah satunya melalui reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg. Usai dioperasikan kembali pada akhir 2024 lalu, stasiun ini memberi dampak signifikan bagi masyarakat sekitar yang mencakup dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan.

“Hal ini tergambar dari hasil survei dan penelitian terkait perubahan sosial, ekonomi, dan tata lingkungan masyarakat usai satu tahun reaktivasi Stasiun Pondok Rajeg yang dilakukan KAI Commuter bersama mitra peneliti,” tambah Purnomo.

Munculnya banyak usaha baru (UMKM) di sekitar stasiun serta peningkatan harga tanah dan nilai properti menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. 

Secara sosial, keberadaan stasiun mengubah perilaku mobilitas masyarakat menjadi lebih efisien dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Selain itu, hadirnya Stasiun Pondok Rajeg berhasil memperbaiki tata lingkungan secara visual dan fungsional bagi warga sekitar.

“Butuh inisiatif dan peran stakeholders dalam kolaborasi pengembangan layanan stasiun sehingga konektivitas dan kemudahan untuk transportasi lanjutan tersedia. Dengan demikian akan terbangun ekosistem dan integrasi transportasi dengan layanan sosial masyarakat wilayah sekitar,” jelas dia.

KAI Commuter penerima mandat sebagai operator perjalanan Commuter line di area aglomerasi dari ujung barat Jawa sampai Surabaya, lanjutnya, akan berupaya memaksimalkan layanan di stasiun yang disinggahi dan Commuter Line. 

“Capaian tahun 2025 ini menjadi barometer bagi kami untuk terus berinovasi. Pada tahun 2026, kami memproyeksikan volume pengguna akan terus meningkat dan kami telah menyiapkan strategi penambahan sarana serta peningkatan kapasitas infrastruktur untuk menjawab tantangan tersebut,” tutur Purnomo.

(ell)

No more pages