Logo Bloomberg Technoz

Temuan tersebut diangkut lewat jalur laut dengan menggunakan sebanyak enam kapal, yang diduga kuat diselundupkan tanpa prosedur karantina dan kepabeanan yang berlaku.

Kasus ini diduga memiliki kejanggalan serius. Pasalnya, sumber beras disebut berasal dari Tanjung Pinang yang bukan merupakan daerah sentra produksi. 

Namun beras tersebut akan dikirim ke Palembang, Sumatera Selatan, yang notabene daerah dengan produksi dan surplus padi yang cukup besar.

"Kami terima kasih kepada penegak hukum yang menindak beras masuk seribu ton totalnya. Ini ditangkap dan kami minta itu ditindak tegas. Pelaku-pelakunya ditindak tegas," ujar Amran lewat siaran resminya, Senin kemarin.

"Yang perlu kita dalami adalah sumber berasnya berasal dari Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau yang tidak punya sawah, akan dikirim ke Palembang, Provinsi Sumatera Selatan yang produksinya 3,5 juta ton dan surplusnya 1,1 juta ton. Ini tidak masuk akal."

(ell)

No more pages