Logo Bloomberg Technoz

Anthropic, yang saat ini sedang dalam pembicaraan pendanaan dengan valuasi US$350 miliar, mengumumkan fitur-fitur tersebut beberapa hari setelah pesaingnya, OpenAI, memperkenalkan tool baru bagi tenaga medis untuk menangani kasus dan bagi pengguna umum untuk meninjau hasil tes, diet, dan rutinitas olahraga mereka.

Peluncuran berderet ini menyoroti keinginan Silicon Valley yang semakin besar untuk memperluas pengaruhnya di bidang kesehatan guna meningkatkan penjualan dan membuktikan manfaat luas sebuah kecerdasan buatan.

“Saat kami memikirkan ekonomi secara keseluruhan dan di mana AI dapat memberikan dampak terbesar, AI sebenarnya sudah siap untuk itu, asalkan kita melakukan hal yang tepat dalam hal regulasi dan data,” kata Mike Krieger, Chief Product Officer dan salah satu pendiri Instagram. 

Tools baru ini dirancang untuk “memberdayakan orang agar memiliki pengetahuan lebih, baik dari data mereka sendiri maupun dalam percakapan dengan penyedia layanan mereka,” kata Krieger. 

Didirikan pada 2021 oleh mantan karyawan OpenAI, Anthropic telah menempatkan dirinya sebagai developer kecerdasan buatan yang andal dan berfokus pada keamanan. Softwarenya telah menjadi sangat populer di kalangan insinyur yang menggunakannya untuk mengotomatisasi proses pemrograman. Namun, Anthropic, yang dipimpin oleh Dario Amodei—seorang biophysicist—juga mulai mendapatkan respons positif dari penyedia layanan medis. 

Perusahaan mengatakan Banner Health, salah satu sistem kesehatan nirlaba terbesar di AS, memiliki lebih dari 22.000 penyedia layanan klinis yang menggunakan Claude, dan 85% di antaranya melaporkan bekerja lebih cepat dengan akurasi yang lebih tinggi. Anthropic juga bekerja sama dengan pelanggan seperti Novo Nordisk A/S dan Stanford Health Care.

Baca Juga: CEO Anthropic Bicara AI Mendorong Kepunahan Profesi

Perusahaan di balik AI Claude menghadapi persaingan yang ketat tidak hanya dari OpenAI tetapi juga penyedia teknologi tradisional serta startup baru yang telah mencoba menerapkan kemajuan dalam AI untuk penemuan obat, dokumen medis, dan analisis catatan pasien. Akan tetapi, inisiatif ini juga membawa risiko privasi dan keamanan baru akibat AI yang menangani data pribadi sensitif dan memberikan saran untuk masalah kesehatan yang berisiko tinggi. 

Anthropic menyatakan bahwa tanggapan medisnya didasarkan pada kutipan dari publikasi terkemuka seperti PubMed dan NPI Registry, sehingga tenaga medis dapat lebih percaya pada hasilnya. Anthropic menegaskan bahwa mereka tidak akan melatih modelnya menggunakan data pengguna layanan kesehatan.

(bbn)

No more pages