IHSG Perdana 2026 Diprediksi Bergerak Menguat
Recha Tiara Dermawan
02 January 2026 08:15

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan penguatan tipis. Pada Selasa (30/12), IHSG berakhir di level 8.646,94 atau naik 0,03%. Sepanjang tahun 2025, IHSG tercatat menguat sebesar 22,13%.
Penguatan IHSG di penutupan tahun terjadi setelah indeks sempat bergerak di zona negatif. Tekanan sebelumnya berasal dari koreksi saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) yang memasuki periode ex-dividend.
Selain itu, penurunan harga emas setelah mencetak rekor tertinggi turut memberi tekanan pada saham-saham terkait komoditas tersebut.
Di sisi makro, nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan 30 Desember 2025 menguat ke level Rp16.771 per dolar AS. Penguatan rupiah terjadi seiring apresiasi mayoritas mata uang di kawasan Asia.
Sepanjang 2025, seluruh sektor saham di Bursa Efek Indonesia mencatatkan kinerja positif. Sektor teknologi menjadi sektor dengan penguatan terbesar selama tahun berjalan.





























