Logo Bloomberg Technoz

Kepolisian Ungkap Pelaku Penembakan di Pantai Bondi Ayah dan Anak

Redaksi
15 December 2025 07:15

Bendera Australia dikibarkan setengah tiang di Bondi Pavilion, menyusul penembakan massal di Pantai Bondi. (Fotografer: Brent Lewin/Bloomberg)
Bendera Australia dikibarkan setengah tiang di Bondi Pavilion, menyusul penembakan massal di Pantai Bondi. (Fotografer: Brent Lewin/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pihak kepolisian New South Wales (NSW), Australia telah mengonfirmasi bahwa dua pelaku penembakan di Pantai Bondi adalah ayah dan anak. Naveed Akram (24) masih dirawat di rumah sakit di bawah penjagaan polisi, setelah ayahnya, Sajid (50), tewas tertembak dalam baku tembak dengan polisi pada hari Minggu (14/12).

Berbicara kepada wartawan pada Senin pagi (15/12), Komisaris Polisi NSW Mal Lanyon mengatakan Sajid Akram adalah pemegang izin senjata api resmi selama 10 tahun terakhir.

"Dia memiliki enam senjata api berizin. Kami yakin kami telah menyita keenam senjata api tersebut dari lokasi kejadian kemarin. Dia dianggap berhak memiliki izin senjata api dan memang memilikinya. Orang itu telah memegang izin senjata api selama beberapa tahun, yang tidak pernah terjadi insiden dan teregulasi," katanya seperti dilaporkan ABC News.


Komisaris Lanyon mengatakan polisi yakin hanya ada dua orang yang terlibat dalam serangan tersebut dan tidak mencari orang lain yang "terlibat secara langsung".

Lokasi penembakan di Pantai Bondi. (Sumber: Bloomberg)

Aparat penegak hukum kini memfokuskan perhatian pada rangkaian peristiwa sebelum kedua pria tersebut melakukan salah satu aksi dengan jumlah korban terbesar dalam sejarah Australia tersebut. Polisi melanjutkan operasi di rumah keluarga Akram di Bonnyrigg pada Senin pagi, setelah menggeledah properti tersebut pada Minggu malam.