Logo Bloomberg Technoz

AS Gencarkan Perang Lawan Penipuan Kripto di Asia Tenggara

News
13 November 2025 20:00

Kripto pulih dari rekor kehancuran (Bloomberg)
Kripto pulih dari rekor kehancuran (Bloomberg)

Philip J. Heijmans - Bloomberg News

Bloomberg, Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) mengumumkan pembentukan satuan tugas baru bernama “Scam Center Strike Force” untuk menindak maraknya penipuan investasi kripto yang dijalankan oleh jaringan kriminal lintas negara di Asia Tenggara.

Dalam pernyataannya pada Rabu (12/11), Departemen Kehakiman menjelaskan bahwa satuan tugas lintas lembaga ini dibentuk untuk menyelidiki, menghentikan, dan menuntut skema penipuan paling besar, yang diperkirakan telah merugikan warga AS hampir US$10 miliar setiap tahun.


Jaringan kriminal tersebut beroperasi dari kompleks-kompleks di Kamboja, Laos, dan Myanmar, di mana pendapatan ilegal dari aktivitas penipuan bahkan bisa mencapai hampir separuh dari produk domestik bruto (PDB) lokal di beberapa wilayah. Para korban di AS biasanya diperdaya untuk mentransfer uang ke situs dan aplikasi kripto palsu yang dihosting oleh perusahaan Amerika, sebelum dana tersebut dicuci ke luar negeri.

Baik AS maupun China telah menekan negara-negara Asia Tenggara untuk menindak tegas operasi semacam ini, mengingat warga dari kedua negara tersebut menjadi sasaran utama. Awal pekan ini, Thailand mengekstradisi seorang warga Kamboja kelahiran China atas permintaan Beijing karena diduga terlibat dalam jaringan penipuan tersebut.