Logo Bloomberg Technoz

Komite Kebijakan Moneter "akan terus memantau perkembangan yang sedang berlangsung dan menilai keseimbangan risiko seputar prospek pertumbuhan domestik dan inflasi," kata BNM dalam pernyataannya.

Bank Sentral Malaysia Pertahankan Suku Bunga Acuan. (Bloomberg)

Pertumbuhan ekonomi Malaysia yang stabil dan inflasi yang terkendali mendukung keputusan BNM untuk memperpanjang penangguhan kenaikan suku bunga. 

Padahal, bank sentral di kawasan ini, termasuk Filipina dan Indonesia, mengisyaratkan pelonggaran lebih lanjut. Dengan mempertahankan suku bunga, BNM memiliki ruang untuk bertindak tegas jika kondisi memburuk tahun depan.

Pemerintah Malaysia memperkirakan pertumbuhan akan melambat menjadi 4% hingga 4,5% tahun depan, dari 4% hingga 4,8% pada 2025, di tengah meningkatnya volatilitas eksternal.

Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menandatangani perjanjian dagang dan mineral kritis di Kuala Lumpur pada 26 Oktober. Pakta dagang ini mengukuhkan tarif 19% untuk Malaysia yang telah diberlakukan Washington.

Malaysia sedang bernegosiasi dengan negara dengan ekonomi terbesar di dunia untuk membebaskan semikonduktornya dari bea masuk. AS merupakan pasar ekspor cip terbesar ketiga Malaysia.

Saat ini, ekspor negara Asia Tenggara tersebut masih stabil, sementara pertumbuhan ekonominya secara tak terduga meningkat pada kuartal III-2025.

BNM memperkirakan inflasi umum tetap moderat, sedangkan indeks inti tetap stabil dan mendekati rata-rata jangka panjangnya. Indeks harga konsumen rata-rata mencapai 1,4% pada sembilan bulan pertama tahun ini. Pemerintah menurunkan proyeksi tahunannya menjadi 1% hingga 2% bulan lalu.

Ringgit telah menguat hampir 7% tahun ini terhadap dolar AS, menjadikannya mata uang dengan kinerja terbaik di Asia.

(bbn)

No more pages