Harga Kedelai Terdongkrak Kesepakatan AS-China
News
03 November 2025 15:50

Hallie Gu- Bloomberg News
Bloomberg, Harga kedelai kembali menguat setelah Amerika Serikat menyatakan bahwa China sepakat menghentikan penerapan tarif balasan usai pertemuan pekan lalu, serta menegaskan bahwa negara Asia tersebut akan meningkatkan pembelian tahun ini.
China akan menangguhkan seluruh bea masuk yang diumumkan sejak 4 Maret terhadap kedelai dan sejumlah produk pertanian AS lainnya, termasuk jagung, gandum, sorgum, dan ayam, menurut lembar fakta yang dirilis Gedung Putih pada Sabtu. Beijing belum mengonfirmasi penghentian tarif tersebut dan tidak secara langsung menanggapi pertanyaan terkait bea masuk pekan lalu.
Gedung Putih menambahkan bahwa China sepakat membeli sedikitnya 12 juta ton kedelai AS hingga akhir tahun, serta minimal 25 juta ton per tahun selama tiga tahun ke depan. Menteri Pertanian Brooke Rollins sebelumnya telah menyebutkan volume pembelian itu pekan lalu, setelah pertemuan puncak berakhir tanpa rincian tersebut.
Pernyataan AS ini menjadi penjelasan paling rinci sejauh ini mengenai kesepakatan dagang setelah pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan. Kesepakatan itu memunculkan optimisme bahwa perdagangan pertanian antara kedua negara, khususnya kedelai, dapat kembali ke tingkat normal.































