Logo Bloomberg Technoz

KAEF juga mampu menekan beban keuangan hingga turun 17,51% secara tahunan menjadi Rp364,79 miliar.

Penghasilan keuangan KAEF bahkan melesat 741,74% secara tahunan menjadi RP51,31 miliar.

Lonjakan itu berasal dari sejumlah pos keuangan, yakni pendapatan jasa giro sebesar Rp4,14 miliar, pendapatan bunga deposito Rp2,02 miliar dan restrukturisasi bank sebesar Rp45,15 miliar.

Sebagai catatan, pada September 2025, KAEF melakukan restrukturisasi atas fasilitas pinjaman yang diperoleh dari dua bank, yaitu Bank QNB Indonesia dan Bank DKI.

Kenaikan penghasilan keuangan itu yang membuat kerugian bersih KAEF mengecil jadi Rp179,73 miliar dari sebelumnya Rp421,83 miliar.

(red)

No more pages