"Nanti kalau ini minatnya bagus, kita bisa buka untuk batch ke-2, batch ke-3. Nanti harus kami rapatkan [batch berikutnya]," tambahnya.
Setiap peserta diperbolehkan memilih lebih dari satu posisi pekerjaan saat mendaftar. Diketahui, saat ini ada sekitar 951.000 lulusan baru dengan masa kelulusan maksimal satu tahun yang sudah tercatat di sistem Siap Kerja.
Peserta program magang ini nantinya akan diberikan uang saku sesuai dengan upah minimum kabupaten dan kota asal. Uang saku peserta ini akan ditanggung penuh oleh pemerintah.
Program magang ini menjadi bagian dari 8 Paket Stimulus Ekonomi yang dijalankan pada kuartal IV 2025 guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
Diketahui, pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp396 miliar untuk mendukung program magang nasional, dengan masing-masing Rp198 miliar pada 2025 dan 2026. Jika program magang ini diminati, pemerintah berencana menambah kuota hingga 100.000 peserta.
(ain)





























