Logo Bloomberg Technoz

Selain itu, ekspektasi terhadap peningkatan permintaan juga suportif terhadap harga CPO. Sejumlah perusahaan kargo memperkirakan ekspor produk minyak sawit Malaysia pada 1-25 September naik 11,3-12,9% dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya.

Dinamika di Eropa juga mendukung kenaikan harga CPO. Uni Eropa menyebut akan menunda pemberlakuan aturan ansi-deforestasi. 

Artinya, larangan impor komoditas seperti CPO juga ditunda. Ini membuat pasar CPO masih terbuka di Benua Biru.

Perkebunan sawit di Kalimantan Tengah./Bloomberg-Muhammad Fadli

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana perkiraan harga CPO untuk hari ini? Apakah akan terjadi kenaikan tiga hari beruntun?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), CPO sudah merangsek ke zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 53.

RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun RSI CPO belum jauh dari 50 sehingga bisa dikatakan masih cenderung netral.

Sementara indikator Stochastic RSI ada di 55. Menghuni area beli (long), tetapi belum kuat. Lagi-lagi cenderung netral.

Untuk perdagangan hari ini, harga CPO sepertinya bisa turun. Target support terdekat adalah MYR 4,425/ton yang merupakan Moving Average (MA) 10. Jika tertembus, maka harga CPO akan menguji support lanjutan di rentang MYR 4.401-4.362/ton.

Adapun target resisten terdekat ada di MYR 4.448/ton. Penembusan di titik ini berpotensi mengangkat harga CPO ke rentang MYR 4.474-4.482/ton.

(aji)

No more pages