Logo Bloomberg Technoz

Menurut Ari, saran sarapan hanya dengan dua telur tidak cukup, terutama bagi anak-anak, remaja, atau pekerja dengan aktivitas tinggi.

“Viral Pak Menkes menganjurkan sarapan pagi cukup hanya dengan dua telur. Saya memaklumi beliau bicara sebagai orang awam, tapi tidak tepat ketika disampaikan sebagai seorang Menkes. Sereal, nasi uduk, dan lontong dengan tambahan telur masih merupakan sarapan ideal jika disesuaikan dengan kebutuhan kalori dan aktivitas,” jelas Ari.

Ari menekankan pentingnya diet seimbang, termasuk protein tambahan, serat, vitamin, mineral dari buah dan sayuran, serta probiotik dari yoghurt. “Untuk menjaga kesehatan, disarankan lima porsi sayur dan buah setiap hari. Sarapan hanya dua telur tidak mencukupi gizi seimbang, terutama bagi yang memiliki kadar kolesterol tinggi atau anak-anak usia sekolah,” tambahnya.

Meski begitu, Ari mengakui bahwa “dua telur lebih baik daripada tidak sarapan sama sekali,” namun untuk gizi seimbang tetap diperlukan tambahan makanan lain.

Menkes dan Dekan FKUI sepakat bahwa sarapan penting bagi kesehatan, namun berbeda pandangan terkait jenis dan jumlah makanan yang ideal.

Perbedaan ini memicu diskusi publik tentang sarapan sehat dan pola makan seimbang bagi masyarakat Indonesia.

(dec/spt)

No more pages