Belum Untung, IPO EMAS Sudah Dibanderol Mahal
Artha Adventy
16 September 2025 10:52

Bloomberg Technoz, Jakarta - Calon emiten tambang emas, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), menetapkan harga pelaksanaan initial public offering (IPO) di Rp2.880/saham. Harga ini mendekati kisaran atas Rp3.020, namun tetap tidak menyentuh level puncak bookbuilding.
Banderol IPO tersebut datang ketika EMAS belum pernah membukukan laba bersih dalam tiga tahun terakhir. Meski begitu, valuasi yang ditawarkan perseroan sudah premium dibanding para pesaingnya di industri tambang emas.
Tim Analis Kiwoom Sekuritas menilai valuasi EMAS memang terlalu tinggi. Pasca IPO, price to book value (PBV) EMAS berada di kisaran 3,66x–4,83x, jauh di atas ANTM yaitu 2,68x, BRMS sebesar 3,51x, PSAB sebesar 2,9x, maupun HRTA yang memiliki PBV 1,5x.
Riset Kiwoom Sekuritas menjelaskan jika IPO EMAS mungkin akan menarik untuk investasi jangka panjang karena valuasi harga IPO yang ditawarkan lebih mahal dibanding emiten sejenis.
“Valuasi harga IPO yang ditawarkan [Rp1.880 - Rp3.020] terbilang mahal dibandingkan peers sejenis yang sudah lebih mature,” tulis tim analis, dikutip Selasa (16/9/2025).



























