“Sebanyak 30 persen sisanya sudah kami tanya [ke pengusaha] sudah sampai di mana. Menurut mereka ada yang sedang dalam perjalanan pengapalan, dan ada yang masih proses pengiriman,” lanjutnya,
Adapun sebelumnya, Kementerian Koordinator Pangan melaporkan kebutuhan gula nasional terus meningkat setiap tahunnya. Konsumsi gula naik 2%-3% per tahun, sedangkan kebutuhan industri tumbuh 5%-6% per tahun.
“Total kebutuhan gula hampir mencapai 6,5 juta ton, termasuk untuk konsumsi rumah tangga, industri, dan kawasan berikat,” kata
Deputi Bidang Koordinasi Usaha dan Pertanian Kemenko Pangan, Widiastuti, dalam Seminar Ekosistem Gula Nasional, Rabu (27/8/2025).
Kendati demikian, produksi gula dalam negeri hingga saat ini masih defisit. Rata-rata produksi gula nasional hanya mencapai 2,46 juta ton per tahun, sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan sebanyak 6,5 juta ton per tahun.
Untuk menutupi kekurangan tersebut, kata dia, pemerintah harus melakukan impor gula mentah maupun gula rafinasi yang sebagian besar diperuntukkan bagi industri.
Berdasarkan data Kemenko Pangan, produksi gula pada 2021 sebanyak 2.130.719 ton; 2022 mencapai 2.350.833 ton; 2023 sebanyak 2.405.908 ton; dan 2024 mencapai 2.465.739 ton. Adapun pertumbuhan produksi gula sejak 2020 hingga 2024 mencapai 3,91% per tahun.



























