Selain memperluas LCT, BI dan PBoC juga melakukan uji coba terbatas (sand box) penggunaan QRIS antarnegara. Melalui sistem ini, wisatawan Indonesia di China dapat membayar dengan QRIS seperti biasa, begitu pula sebaliknya wisatawan China di Indonesia bisa langsung bertransaksi dengan UnionPay.
Inisiatif ini melibatkan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan UnionPay International dari China. Menurut BI, integrasi QRIS lintas negara akan memperluas akses layanan keuangan digital, meningkatkan inklusi, sekaligus berdaya saing di kawasan.
Sebagai informasi, selain China, Indonesia juga telah mengembangkan skema LCT dengan sejumlah mitra lain seperti Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab. Total nilai transaksi LCT dengan seluruh negara mitra pada Januari-Juli 2025 mencapai lebih dari US$14 miliar.
Adapun langkah penguatan LCT dan QRIS antarnegara ini sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperingati 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–China.
(wep)






























