Logo Bloomberg Technoz

“Ya, seperti kamu!” jawab iPhone.

“Seperti aku?” tanya Pixel lagi.

Akan tetapi, iPhone menjelaskan bahwa Pixel sempat memperlihatkan sebuah video di mana Pixel mengajari ayamnya bernyanyi. Pixel lantas berpikir dan langsung menunjukkan video tersebut, yaitu terdapat empat ayam putih yang tengah bernyanyi, memakai topi fedora coklat muda dengan berbalut pita bergaris putih dan merah di topinya, serta memakai baju bergaris putih dan merah, lengkap dengan kancing warna hitam dan dasi hitam. 

iPhone membenarkan video ayam bernyanyi itu. Namun, Pixel mengatakan bahwa video ini dibuat oleh salah satu fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) miliknya, yaitu Gemini. 

“Mustahil!” kata iPhone.

“Ya! Saya bisa membuat video tentang apa saja!” ujar Pixel.

iPhone bergegas bertanya, apakah Pixel membuat video seekor kura-kura yang mengelola bank investasi. “Ya! Itu juga Gemini!” tutur Pixel.

Pixel kemudian menunjukkan video seekor kura-kura yang sedang mengangkat telepon di ruangan kerjanya. Dia mengenakan kemeja putih dengan dasi biru tua.
 
“Oh tidak!” seru iPhone.

Tiba-tiba background berganti seperti ke ruangan kerja iPhone, di mana terlihat ada dua kura-kura yang diibaratkan pekerja mereka yang lambat. Terdapat kalkulator dan alat hitung sempoa, yang mengindikasikan teknologi iPhone kurang canggih.

“Rapat tim, semua orang di ruang rapat,” kata iPhone. Seraya pekerja mereka tampak bekerja secara lambat.

Pixel, perangkat Google, kerap mengunggah konten sindiran untuk Apple seperti pada bulan Mei lalu dugaan iPhone 17 meniru desain kamera Pixel dengan camera bar-nya.

Dalam video berdurasi kurang dari 2 menit, Google seakan menyatakan Apple kembali  “mengikuti jejak” Pixel dalam hal desain kamera, meskipun modul kamera iPhone 17 Pro sebenarnya lebih menyerupai desain ponsel Poco ketimbang Pixel.


iPhone adalah perangkat yang menjadi "mesin uang" bagi Apple dengan kontribusi atas pendapatan sekitar 51% pada tahun fiskal terakhir. Terlebih dengan model baru iPhone 17 Air yang paling jadi sorotan. Namun jika berkaca pada popularitas software AI, faktanya justru berbalik.

Setelah inisiatif pengembangan model AI perusahaan tertinggal dari ChatGPT, Apple belum tampak ngotot mengejar. Pada hajatan WWDC bulan Juni Apple tidak memiliki banyak hal yang bisa ditawarkan seputar teknologi kecerdasan buatan  — setidaknya tidak dalam waktu dekat. 

Baca Juga: Apple Segera Rilis Proyek Rahasia untuk Lawan OpenAI & Perplexity AI

Laporan Bloomberg News menyebut perusahaan hanya memperlihatkan beberapa peningkatan, termasuk fitur translate yang sudah dimiliki Google selama bertahun-tahun dan integrasi yang lebih dalam dengan layanan ChatGPT dan Anthropic.

Teknologi Siri Apple Berbasis AI Siap Dirilis. (Dok: Bloomberg)

Untuk kemajuan AI yang lebih signifikan, pengguna mungkin harus menunggu hingga musim semi tahun depan, saat Apple berencana memperkenalkan pembaruan besar-besaran yang tertunda untuk asisten suara Siri.

Siri baru ini akan dapat menjawab pertanyaan dengan lebih baik dengan mengakses web terbuka, konten di layar, dan data pengguna.

(far/wep)

No more pages