Logo Bloomberg Technoz

Memasuki pukul 18.00 WIB, suasana mendadak hening ketika seluruh layar LED di area festival menayangkan penampilan almarhum Gusti Irwan Wibowo. Tayangan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap sosok yang karya-karyanya masih dikenang banyak kalangan. Penonton larut dalam momen penuh haru, menghadirkan jeda reflektif di tengah riuhnya festival.

Di sisi lain, Juicy Luicy menjadi salah satu penampil yang berhasil mencuri perhatian. Vokalis Julian Kaisar (Uan) turun langsung ke depan barikade untuk menyapa penonton dari jarak dekat, membuat suasana semakin intim. Penampilan mereka ditutup spektakuler lewat lagu “Sialan” yang dibawakan bersama Adrian Khalif dan Raisa, menghadirkan kejutan kolaborasi tak terduga yang sontak memicu sorak-sorai ribuan penonton.

Sebagai puncak hiburan, King Nassar hadir menutup hari terakhir Pestapora dengan gaya khasnya. Dengan goyangan enerjik dan suara lantang, ia sukses mengakhiri festival dengan ledakan keceriaan, membuat penonton bertahan hingga menit terakhir.

Festival Director Kiki Aulia Ucup menegaskan bahwa hari terakhir Pestapora selalu memiliki nuansa emosional tersendiri. 

“Hari ketiga selalu menjadi momen yang emosional karena menutup perjalanan panjang festival. Pestapora bukan sekadar festival musik, melainkan ruang perayaan bersama yang terus berkembang,” ujarnya.

Dengan penampilan lintas genre, kolaborasi mengejutkan, hingga penghormatan penuh makna, Pestapora 2025 menutup rangkaian tiga hari perayaan musik dengan gemilang. Festival ini sekali lagi membuktikan diri sebagai ruang inklusif di mana musik, komunitas, dan kebersamaan berpadu dalam satu panggung perayaan.

(shw/spt)

No more pages