Logo Bloomberg Technoz

Ekspor Batu Bara Anjlok, ESDM Minta Pengusaha Jajaki Pasar Asean

Nyoman Ary Wahyudi
03 September 2025 19:20

Pekerja memeriksa batu bara di tambang batu bara terbuka PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, Kamis (7/7/2011). (Dadang Tri/Bloomberg)
Pekerja memeriksa batu bara di tambang batu bara terbuka PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, Kamis (7/7/2011). (Dadang Tri/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta pengusaha menjajaki pasar alternatif di kawasan Asia Tenggara (Asean), menyusul anjloknya ekspor batu bara akibat merosotnya permintaan dari China dan India.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) untuk menjajaki kemungkinan pasar baru di Asean.

“Asia itu utamanya untuk Asean coba dijajakin, kita sudah ngomong juga dengan APBI, coba dijajakin misalnya Vietnam, Malaysia, Thailand, terus kemudian Filipina,” kata Tri saat ditemui usai rapat bersama Komisi XII DPR RI, Rabu (3/9/2025).


Tri mengatakan koreksi ekspor batu bara yang cukup dalam tahun ini disebabkan karena permintaan yang susut dari dua importir utama; India dan China.

Menurut Tri, kesempatan ekspor ke pasar alternatif di Asean itu cukup terbuka lebar lantaran sejumlah negara di kawasan masih mengimpor batu bara dari Rusia.