Logo Bloomberg Technoz

Okupansi Mal Diproyeksi Naik 3% di Akhir 2025

Merinda Faradianti
28 August 2025 19:20

Pengunjung mal melihat produk fesyen di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan, Senin (28/7/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung mal melihat produk fesyen di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan, Senin (28/7/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Colliers Indonesia memproyeksikan hingga akhir tahun 2025, tingkat hunian pusat perbelanjaan akan meningkat sekitar 3% dibandingkan dengan posisi okupansi mal saat ini.

Dalam riset Colliers disebutkan bahwa pada kuartal II-2025, wilayah aglomerasi Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) memiliki rata-rata tingkat hunian pusat perbelanjaan dan sektor ritel yang stabil, masing-masing sebesar 73,4% dan 68,3%.

Kenaikan ini terutama didorong oleh langkah yang dilakukan pusat perbelanjaan hingga pertengahan tahun 2025 untuk menjaga pertumbuhan. Para peritel disebut secara aktif menawarkan promo payday, sementara pusat perbelanjaan menyelenggarakan festival kuliner untuk meningkatkan jumlah pengunjung. 


“Tingkat hunian terus menunjukkan kontras yang jelas antara mal kelas atas dan mal kelas bawah. Mal kelas premium mampu mempertahankan tingkat hunian di atas 80%, sementara banyak mal kelas bawah tetap berada di kisaran 50–60%," kata Head of Research Colliers Ferry Salanto, dikutip Kamis (28/8/2025).

Ferry menjelaskan, faktor pembeda utamanya terletak pada pengalaman pengunjung.  Mal premium disebutnya melayani konsumen yang mencari lebih dari sekadar ritel, dengan menawarkan destinasi kuliner, hiburan, dan gaya hidup. Permintaan ini meningkat di era pasca-pandemi.