Panglima AU Minta Modi Berhati-hati soal Reformasi Militer India
News
27 August 2025 12:10

Sudhi Ranjan Sen - Bloomberg News
Bloomberg, Kepala Staf Angkatan Udara (AU) India mengingatkan perlunya kehati-hatian terhadap rencana restrukturisasi militer terbesar dalam tujuh dekade terakhir, sebuah program yang sedang didorong pemerintahan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi.
“Merombak semuanya dan membentuk satu struktur baru saat ini mungkin bukan langkah terbaik,” ujar Kepala Staf Angkatan Udara India, A.P. Singh, Selasa (26/8) dalam sebuah seminar membahas teknologi dan peperangan terbaru.
Singh menilai India tidak perlu meniru konsep theater commands atau struktur komando militer terpadu dari negara lain. “Kita sebenarnya tidak benar-benar membutuhkan struktur tambahan di level bawah,” katanya dalam acara di Mhow, sebuah kota garnisun di negara bagian Madhya Pradesh.
Pemerintahan Modi berencana mengintegrasikan kekuatan militer ke dalam theater commands yang akan menghimpun kapal perang, kapal patroli, pasukan darat, dan jet tempur. Komando ini nantinya bekerja sama dengan resimen rudal dan artileri yang dilengkapi jaringan radar darat, untuk menghadapi ancaman di sepanjang perbatasan sengketa dengan China dan Pakistan.
































