Apple mengajukan sejumlah gugatan dalam beberapa tahun terakhir, menuduh mantan karyawan dan perusahaan pesaing melanggar kontrak dan mencuri kekayaan intelektual yang berharga.
Setidaknya tiga mantan insinyur pembuat iPhone yang mengerjakan proyek kendaraan listrik otonom yang kini ditinggalkan telah diadili secara pidana atas tuduhan membawa rahasia ke China. Raksasa teknologi ini juga terlibat dalam perselisihan hukum dengan Masimo Corp, yang berbasis di Irvine, California sejak 2020 terkait teknologi smartwatch.
Shi menyembunyikan pembelotannya ke Oppo, yang dikenal sebagai Guangdong Oppo Mobile Telecommunications Corp, dengan berbohong pada rekan-rekannya di Apple yang berbasis di Cupertino, California bahwa ia akan kembali ke China untuk merawat orang tuanya yang sudah lanjut usia.
Apple mengatakan Shi melanggar perjanjian kerahasiaan dan hak kekayaan intelektual, dan Oppo mengetahui dan mendukung aktivitasnya.
Shi tidak bisa dihubungi untuk dimintai komentar melalui LinkedIn, di mana profil yang tampaknya miliknya menyatakan ia bekerja di Apple sejak 2020. Apple belum menanggapi permintaan konfirmasi.
Seorang perwakilan perusahaan melalui pesan WeChat mengakatan Oppo mengetahui gugatan tersebut dan telah meninjau tuduhan Apple.
"Kami tidak menemukan bukti yang menunjukkan hubungan antara tuduhan ini dan perilaku karyawan itu selama bekerja di Oppo," kata perwakilan tersebut.
"Oppo menghormati rahasia dagang semua perusahaan, termasuk Apple, dan Oppo tidak pernah menyalahgunakan rahasia dagang Apple. Oppo akan aktif bekerja sama dalam proses hukum, dan kami yakin proses hukum yang adil akan memperjelas fakta-faktanya."
Apple menuduh Shi menulis dalam pesan berbahasa Mandarin kepada wakil presiden kesehatan Oppo sebelum meninggalkan Apple bahwa ia telah "meninjau berbagai materi internal dan mengadakan banyak pertemuan empat mata guna mengumpulkan sebanyak mungkin informasi—akan dibagikan pada Anda semua nanti."
Eksekutif Oppo tersebut membalas dengan menulis "baiklah" dan mengirim emoji "OK."
Membiarkan tindakan Shi dan Oppo "tanpa hukuman akan merusak komitmen Apple terhadap inovasi dan investasi besar-besaran dalam teknologi pionir seperti Apple Watch," kata Apple dalam gugatan tersebut.
"Hal ini juga berisiko menghancurkan nilai rahasia dagang Apple dan memberikan keunggulan yang tidak adil bagi pesaing."
Setelah meninggalkan Apple, Shi bergabung dengan pusat penelitian Oppo di Silicon Valley, yang beroperasi di bawah merek Oppo dan InnoPeak.
Kasus ini merupakan Apple Inc melawan Chen Shi, Guangdong Oppo Mobile Telecommunications Corp Ltd, dan InnoPeak Technology Inc, 5:25-cv-7105, Pengadilan Distrik AS, Distrik Utara California (San Jose).
(bbn)




























