Alasan di Balik Kejutan BI Turunkan Bunga Acuan
Hidayat Setiaji
20 August 2025 15:38

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) telah mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) edisi Agustus. Hasilnya di luar ekspektasi.
“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 19-20 Agustus 2025 memutuskan untuk menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,75%. Keputusan ini konsisten dengan tetap rendahnya prakiraan inflasi 2025 dan 2026 dalam sasaran 2,5±1%, terjaganya stabilitas nilai tukar rupiah, dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai dengan kapasitas perekonomian.” ungkap Gubernur Perry Warjiyo dalam konferensi pers usai RDG, Rabu (20/8/2025).
Keputusan ini di luar perkiraan pasar. Konsensus yang dihimpun Bloomberg menghasilkan median proyeksi BI Rate bulan ini tetap di 5,25%.
Akan tetapi, suara pasar tidak bulat. Ada sebagian kecil analis/ekonom yang menilai BI Rate masih bisa turun setidaknya 25 basis poin (bps) menjadi 5%.
Jika ditilik sedikit lebih dalam, maka alasan untuk menurunkan suku bunga acuan pun masuk akal. Seperti yang disampaikan BI, inflasi domestik sejauh ini masih ‘jinak’ dan kemungkinan besar tidak akan meleset dari target 1,5-3,5%.






























