Logo Bloomberg Technoz

Penyebab Rupiah Jadi Mata Uang Terlemah di Asia Pagi ini

Hidayat Setiaji
19 August 2025 09:40

Pekerja merapihkan uang dolar AS dan rupiah di gerai penukaran uang di ITC Kuningan, Jakarta, Rabu (17/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja merapihkan uang dolar AS dan rupiah di gerai penukaran uang di ITC Kuningan, Jakarta, Rabu (17/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada awal perdagangan pagi ini. Bahkan rupiah jadi yang terlemah di antara mata uang utama Asia.

Pada Selasa (19/9/2025) pukul 09:05 WIB, US$ 1 setara dengan Rp 16.218. Mata uang Tanah Air melemah 0,37% dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Kala pembukaan pasar, sejatinya rupiah masih bisa menguat tipis 0,01%. Namun seiring perjalanan pasar, rupiah terseret ke zona merah dan depresiasinya makin parah.


Depresiasi 0,37% menjadikan rupiah sebagai mata uang terlemah di Asia. Disusul oleh baht Thailand (-0,23%), won Korea Selatan (-0,15%), dan ringgit Malaysia (-0,12%).

Penguatan dolar AS terjadi secara merata (across the board). Pada pukul 09:31 WIB, Dollar Index (yang mencerminkan posisi greenback di hadapan 6 mata uang utama dunia) menguat 0,05% ke 98,198.